Bagaimana pendapatmu berhasilkah taktik Jepang untuk menguasai Indonesia dengan berbagai propaganda "Jepang saudara tua", Pan-Asia dengan " Gerakan Tiga A"?
Jawab
Taktik Jepang untuk
menguasai Indonesia dengan berbagai propaganda seperti "Jepang saudara
tua" dan Gerakan Tiga A (Asia untuk Asia, Asia yang kuat, dan Asia yang
mandiri) memang berhasil dalam jangka pendek, tetapi tidak berhasil dalam
jangka panjang.
Pada awalnya, propaganda
"Jepang saudara tua" berhasil mempengaruhi masyarakat Indonesia
dengan membuat mereka percaya bahwa Jepang adalah teman dan sekutu Indonesia,
yang akan membantu Indonesia memerdekakan diri dari penjajahan Belanda. Gerakan
Tiga A juga berhasil memperoleh dukungan di kalangan pemuda Indonesia yang
sedang mencari identitas dan kebanggaan nasional.
Namun, keberhasilan
taktik propaganda ini tidak bertahan lama. Setelah Jepang berhasil menguasai
Indonesia pada tahun 1942, mereka justru menunjukkan sifat yang sangat otoriter
dan kolonial dalam pemerintahan mereka. Banyak masyarakat Indonesia yang merasa
kecewa dengan janji-janji Jepang yang tidak terpenuhi dan mulai mengembangkan
sikap anti-Jepang.
Setelah kekalahan Jepang
dalam Perang Dunia II, Indonesia berhasil meraih kemerdekaannya pada tahun 1945
dan taktik propaganda Jepang menjadi semakin tidak relevan dan diingkari oleh
tindakan nyata Jepang di masa pendudukan.
Dengan demikian, dapat
disimpulkan bahwa taktik propaganda Jepang untuk menguasai Indonesia hanya
berhasil dalam jangka pendek, tetapi tidak berhasil dalam jangka panjang karena
tidak sesuai dengan tindakan nyata Jepang di masa pendudukan dan tidak sesuai
dengan nilai-nilai budaya dan kebangsaan masyarakat Indonesia.